Teknologi seringkali merupakan konsekuensi dari ilmu dan rekayasa,
meskipun teknologi sebagai kegiatan manusia seringkali
justru mendahului kedua-dua ranah tersebut. Perkembangan teknologi pun berlangsung secara evolutif. Sejak zaman Romawi Kuno
pemikiran dan hasil kebudayaan telah nampak berorientasi menuju bidang
teknologi. Tak
dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Hal
ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di
dunia ini. Dari sederhana, hingga yang menghebohkan dunia.
Perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan
terus berevolusi hingga sekarang. Hingga menciptakan obyek-obyek, teknik yang
dapat membantu manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien dan cepat salah
satunya Teknologi Bawah Air.
Teknologi ini
menggabungkan antara teknologi
akustik bawah air dengan perkembangan iptek instrumentasi (alat) dan pengolahan
sinyal. Dengan teknologi ini, kita bisa mengetahui apa saja yang terjadi di bawah
air. Dari mulai getaran gelombang air, jumlah tekanan air yang berada di dasar
laut, makhluk hidup apa saja yang terdapat di dasar laut paling dalam, dsb.
Melalui, teknologi ini juga kita bisa memahami kehidupan organisme dan
lingkungan bawah air lebih baik lagi, serta memudahkan pemanfaatan sumberdaya
kelautan.
“Dunia bawah air itu menyimpan banyak misteri dan potensi sumberdaya
alam yang begitu banyak. Seeing by Listening, mungkin demikian gambaran
sederhana tentang disiplin ilmu akustik bawah air,” ujar Prof. Indra Jaya saat
berbincang dengan Okezone di ruang kerjanya, di Bogor, Jawa Barat.
Baru-baru ini, sistem side scan sonar telah dikembangkan dengan
menggunakan teknologi suara ultra medis guna meningkatkan resolusi target bawah
laut yang dicari. Sistem tranduser side scan sonar disimpan dalam
towfish yang ditarik kapal beberapa meter di bawah permukaan laut.
Gelombang suara yang dipantulkan diproses menjadi image yang mirip foto udara,
dan terlihat secara “real-time” pada monitor komputer. Informasi lokasi
dari DGPS (differential global positioning system) digunakan untuk memandu side
scan sonar yang ditarik sepanjang lintasan yang telah ditentukan, serta untuk
mengidentifikasi lokasi berbagai titik pada image side scan.
Side Scan Sonar (SSS) adalah sebuah sistem peralatan survey kelautan
yang menggunakan teknologi akustik. Peralatan ini digunakan untuk
memetakan dasar laut yang juga dapat digunakan untuk mempelajari
kehidupan di dasar laut. Sistem peralatan ini merupakan strategi penginderaan
untuk merekam kondisi dasar laut dengan memanfaatkan sifat media dasar laut
yang mampu memancarkan, memantulkan dan/atau menyerap gelombang suara.
Gelombang suara yang digunakan dalam teknologi side scan sonar biasanya
mempunyai frekuensi antara 100 dan 500 KHz. Disamping digunakan sebagai alat
survey pemetaan dasar laut, di beberapa negara maju seperti di Amerika Serikat
dan Eropa, side scan sonar sering pula digunakan dalam kegiatan pencaharian dan
penyelamatan manusia. Side scan sonar sering digunakan untuk mencari korban
tenggelam ataupun objek hilang lainnya di bawah air.
Ini hanyalah segelintir teknologi yang terdapat di dunia ini, masih
banyak lagi teknologi-teknologi terbarukan yang bisa diciptakan agar kehidupan
manusia dapat lebih baik lagi. Namun, tetap harus diperhatikan dampak - dampak
yang akan terjadi jangan sampai bukannya menyelamatkan umat manusia malah
menghancurkannya. (Rumich N.)
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar