Ironis jika kita
melihat berita – berita yang beredar di media surat kabar maupun media online
yang mengangkat tema tentang hutan. Sampai separah itu hutan di negeri ini
menjadi korban ke serakahan orang – orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal
sudah jelas fungsi dan manfaat hutan untuk apa yaitu sebagai cadangan karbon di alam serta habitat berbagai
flaura dan fauna di muka bumi. Hutan menyimpan karbon dalam bentuk biomassa vegetasinya,
sehingga mampu mengurangi emisi gas karbon dioksida yang ada di atmosfer bumi.
Konversi hutan salah
satu penyebab terbesar mengapa hutan di negeri ini bisa lenyap sedemikian
cepatnya. Ketidaktegasan pemerintah kepada pembuka lahan mengakibatkan
penebangan hutan tidak terkontrol dengan baik, alhasil hutan lah yang menjadi
korban harus kehilangan fungsi dan manfaatnya sebagai “paru – paru dunia”.
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa hutan adalah aset penting bagi
kelangsungan hidup bumi kedepannya nanti, kita harus senantiasa menjaga dan
mengelola hutan kita dengan baik. Hutan ini milik kita bersama, sudah sepantasnya
kita jaga dan kita rawat agar anak cucu kita tidak mengalami dampak yang buruk
nantinya jika hutan benar – benar hilang. Kurun waktu 10 tahun terakhir, kata
Rakhmat Direktur Eksekutif Komunitas Konservasi Indonesia (KKI)
Warsi, , luas kawasan hutan di Jambi yang
mencapai dua juta hektare lebih, berkurang satu juta hektare akibat alih fungsi
hutan secara besar besaran. Parahnya, alih fungsi hutan itu
lebih diakibatkan konsesi perusahaan skala besar seperti pertambangan, HTI dan
perkebunan sawit maupun karet. Melihat hal di atas sangat di
sayangkan jika dibiarkan terus menerus, akan jadi seperti apa hutan kita nanti.
Itu baru di daerah Jambi belum lagi daerah – daerah lain di luar Jambi. Perlu
ada peninjauan khusus dari pemerintah agar deforesisai dapat belangsung dengan
baik
Kesadaran masyarakat
merupakan salah satu langkah awal yang diperlukan untuk mengurai berbagai
permasalahan konservasi hutan di Indonesia. Pembangunan kesadaran wawasan
lingkungan tersebut perlu dibina juga pada generasi muda yang merupakan
komponen penting. Generasi muda memiliki peran penting karena mereka akan
mewarisi pengelolaan hutan dan masyarakat di masa depan. Generasi muda dengan
kesadaran lingkungan yang baik diharapkan akan menjadi tokoh-tokoh masyarakat
yang pro konservasi hutan di masa depan. Setelah timbul kesadaran pada generasi
muda dan masyarakat umum, diharapkan akan timbul kemauan untuk melakukan
perubahan. Jagalah hutan kita, Selamatkan hutan kita!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar